Rabu, 08 November 2017

آسلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt. sebab dengan rahmat-Nya lah saya bisa menuangkan ilmu dan pendapat saya dalam secarik karya ini. Sholawat serta salam selalu terhanturkan kepada Nabi agung, Nabi akhirul zaman, Sang pembawa lentera dunia akhirat, Nabi Muhammad Saw. Cinta dan rindu selalu saya lirih-lirihkan dalam sholawat, salam, dan do’a. Semoga kita dikumpulkan oleh Allah Swt. bersama beliau di akhirat kelak, Aamiin.
Saya tuliskan secuil karya ini untuk saya persembahkan kepada ibu saya. Sosok bidadari terindah dalam hidup saya. Pembasah hati, penghapus lara, penjernih air mata. Semoga dengan dituliskannya karya ini menambah berat timbangan amal baik ibu kelak di akhirat nanti, Aamiin.
Kali ini saya akan menyampaikan ilmu yang telah saya dapat dari dosen Metodologi Studi Islam saya, Bapak Limas Dodi. Yakni mengenai “Pengertian Metodologi Studi Islam.”.
Pengertian Metodologi Studi Islam
a)      Pengertian Metode
Menurut etimologi, metode berasal dari bahasa Yunani, yaitu meta (sepanjang), hodos (jalan). Sedangkan, metode menurut epistemologi ialah suatu ilmu tentang cara atau langkah-langkah yang ditempuh dalam suatu disiplin tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Metodologi dimaknai :
A system of broad principles or rules from which specific methods or procedures may be derived to interpret or solve different problems within the scope of a particular discipline. Unlike an algorithm, a methodology is not a formula but a set of practices.”
“sebagai Sebuah sistem yang luas dari prinsip atau aturan dari metode atau prosedur yang khusus diturunkan untuk menafsirkan atau memecahkan berbagai masalah dalam lingkup tertentu dari sebuah disiplin ilmu. Tidak seperti algoritma , metodologi bukanlah rumus tetapi satu set praktek.”
Analisa : maka dapat disimpulkan bahwa metode ialah ilmu atau pengetahuan tentang tahap-tahap, cara-cara, atau step-step yang harus atau akan ditempuh untuk melakukan sesuatu. Metode lebih menuju praktikum suatu hipotesa.

Ketika metode digabungkan dengan kata logos praktis maknanya langsung berubah. Logos berarti “studi tentang islam” atau “teori tentang”. Oleh karena itu, metodologi tidak lagi sekedar kupulan cara yang sudah diterima (well received) tetapi berupa kajian tentang metode maka dari itu, metodologi menjadi bagian dari sistematika filsafat, sedangkan metode tidak. Dengan kata lain, metodologi adalah ilmu cara-cara dan langkah-langkah yang tepat (untuk menganalisa sesuatu) penelasan serta menerapkan cara.

b)      Pengertian Studi Islam
Studi Islam adalah sebuah upaya yang bersifat aspektual, polimetodis, pluralistik dan tanpa batas yang tegas. Ia bersifat aspektual dalam arti bahwa Islam harus diperlakukan sebagai salah satu aspek yang eksistensi. Sedangkan studi Islam bersifat polimetodis dalam arti bahwa berbagai metode atau disiplin yang berbeda digunakan untuk memahami Islam, oleh karena itu, orang perlu memahami Islam dengan metode sejarah, penyelidikan sosiologis, fenomenologis, dan sebagainya. Ia pluralistik karena ada banyak agama-agama dan tradisi lain disamping Islam. 
Analisa : dapat disimpulkan bahwa studi islam ialah suatu usaha untuk memahami Agama islam atau berbagai teori mengenai Agama islam. Studi islam tidak hanya mempelajari tentang ubudiyah dan muamalah dalam Agama islam, namun studi islam lebih dominan mempelajari tentang gejala-gejala agama lain yang berpengaruh terhadap islam dan sebaliknya.
istilah metodologi studi islam digunakan ketika seorang ingin membahas kajian-kajian seputar ragam metode yang biasa digunakan dalam studi islam. Sebut saja misalnya kajian atau metode normative, historis, filosofis, komparatif, dan lain sebagainya. Metodologi studi islam mengenal metode-metode itu sebatas teoritis. Seseorang yang mempelajarinya juga belum menggunakannya dalam praktik. Ia masih dalam tahap mempelajari secara teoritis bukan praktis. Istilah metodologi studi islam digunakan ketika seorang ingin membahas kajian-kajian seputar ragam metode yang biasa digunakan dalam studi islam. Metodologi juga berguna untuk membantu seseorang dalam mengembangkan keilmuan yang dimilikinya dan mengadakan pemahaman ke-Islaman secara utuh dan komperehensif.
Demikian karya ini saya tulis. Saya berharap karya ini memberi manfaat kepada para pembaca. Saya sangat berharap atas kritik, komentar, dan saran dari para pembaca, sekian.

وسلام عليكم و رحمة الله و بركاته