آسلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt. sebab
dengan rahmat-Nya lah saya bisa menuangkan ilmu dan pendapat saya dalam secarik
karya ini. Sholawat serta salam selalu terhanturkan kepada Nabi agung, Nabi
akhirul zaman, Sang pembawa lentera dunia akhirat, Nabi Muhammad Saw. Cinta dan
rindu selalu saya lirih-lirihkan dalam sholawat, salam, dan do’a. Semoga kita
dikumpulkan oleh Allah Swt. bersama beliau di akhirat kelak, Aamiin.
Saya tuliskan secuil karya ini untuk saya persembahkan
kepada ibu saya. Sosok bidadari terindah dalam hidup saya. Pembasah hati,
penghapus lara, penjernih air mata. Semoga dengan dituliskannya karya ini
menambah berat timbangan amal baik ibu kelak di akhirat nanti, Aamiin.
Kali ini saya akan menyampaikan ilmu yang telah saya
dapat dari dosen Metodologi Studi Islam saya, Bapak Limas Dodi. Yakni mengenai
“Pengertian Metodologi Studi Islam.”.
Pengertian Metodologi Studi Islam
a)
Pengertian
Metode
Menurut etimologi, metode berasal
dari bahasa Yunani, yaitu meta (sepanjang),
hodos (jalan). Sedangkan, metode
menurut epistemologi ialah suatu ilmu tentang cara atau langkah-langkah yang
ditempuh dalam suatu disiplin tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Metodologi
dimaknai :
“A system of broad principles or rules from which specific methods or
procedures may be derived to interpret or solve different problems within the
scope of a particular discipline. Unlike an algorithm, a methodology is not a
formula but a set of practices.”
“sebagai Sebuah sistem yang luas dari
prinsip atau aturan dari metode atau prosedur yang khusus diturunkan untuk
menafsirkan atau memecahkan berbagai masalah dalam lingkup tertentu dari sebuah
disiplin ilmu. Tidak seperti algoritma , metodologi bukanlah rumus tetapi satu
set praktek.”
Analisa
: maka
dapat disimpulkan bahwa metode ialah ilmu atau pengetahuan tentang tahap-tahap,
cara-cara, atau step-step yang harus
atau akan ditempuh untuk melakukan sesuatu. Metode lebih menuju praktikum suatu
hipotesa.
Ketika metode digabungkan dengan
kata logos praktis maknanya langsung
berubah. Logos berarti “studi tentang
islam” atau “teori tentang”. Oleh karena itu, metodologi tidak lagi sekedar
kupulan cara yang sudah diterima (well
received) tetapi berupa kajian tentang metode maka dari itu, metodologi
menjadi bagian dari sistematika filsafat, sedangkan metode tidak. Dengan kata
lain, metodologi adalah ilmu cara-cara dan langkah-langkah yang tepat (untuk
menganalisa sesuatu) penelasan serta menerapkan cara.
b)
Pengertian Studi
Islam
Studi Islam adalah sebuah upaya
yang bersifat aspektual, polimetodis, pluralistik dan tanpa batas yang tegas.
Ia bersifat aspektual dalam arti bahwa Islam harus diperlakukan sebagai salah
satu aspek yang eksistensi. Sedangkan studi Islam bersifat polimetodis dalam
arti bahwa berbagai metode atau disiplin yang berbeda digunakan untuk memahami
Islam, oleh karena itu, orang perlu memahami Islam dengan metode sejarah,
penyelidikan sosiologis, fenomenologis, dan sebagainya. Ia pluralistik karena
ada banyak agama-agama dan tradisi lain disamping Islam.
Analisa
: dapat
disimpulkan bahwa studi islam ialah suatu usaha untuk memahami Agama islam atau
berbagai teori mengenai Agama islam. Studi islam tidak hanya mempelajari
tentang ubudiyah dan muamalah dalam Agama islam, namun studi islam lebih
dominan mempelajari tentang gejala-gejala agama lain yang berpengaruh terhadap
islam dan sebaliknya.
istilah metodologi studi islam
digunakan ketika seorang ingin membahas kajian-kajian seputar ragam metode yang
biasa digunakan dalam studi islam. Sebut saja misalnya kajian atau metode
normative, historis, filosofis, komparatif, dan lain sebagainya. Metodologi
studi islam mengenal metode-metode itu sebatas teoritis. Seseorang yang
mempelajarinya juga belum menggunakannya dalam praktik. Ia masih dalam tahap
mempelajari secara teoritis bukan praktis. Istilah metodologi studi islam
digunakan ketika seorang ingin membahas kajian-kajian seputar ragam metode yang
biasa digunakan dalam studi islam. Metodologi juga berguna untuk membantu
seseorang dalam mengembangkan keilmuan yang dimilikinya dan mengadakan
pemahaman ke-Islaman secara utuh dan komperehensif.
Demikian karya ini saya tulis. Saya
berharap karya ini memberi manfaat kepada para pembaca. Saya sangat berharap
atas kritik, komentar, dan saran dari para pembaca, sekian.
وسلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Bagus nih bahsannya, dilengkapi dong biar makin bagus.
BalasHapusAdmin, anda mengatakan bahwa orang harus memahami metode sejarah, apa-apa saja metode itu,,,,,?
BalasHapusAdmin, anda mengatakan bahwa orang harus memahami metode sejarah, apa-apa saja metode itu,,,,,?
BalasHapusSaya suka dengan gaya bahasa yang anda pakai, cukup mengalir bagi saya. materi juga padat dan singkat namun jelas..
BalasHapus